Elviandri

Gebyar Nusantara IPB : Kado Ulang Tahun untuk Kerinci dan Sungai Penuh



Bogor – 9 Nopember 2014 Decak kagum penonton terlihat ketika pawai yang dimulai dari lapangan rektorat Andi Hakim Nasution menuju GWW, penonton yang memenuhi jalan utama kampus tersebut berdecak kagum menyaksikan proses adat kenduri sko yang disertai dengan atraksi benceak. Ini adalah bagian dari acara Gebyar Nusantara yang diikuti oleh Ikatan Mahasiswa Kerinci Bogor (IMKB). 


Acara pameran budaya dari setiap daerah yang diadakan oleh BEM KM IPB setiap tahun nya ini menampilkan 22 organisasi mahasiswa daerah dari seluruh Indonesia. Dan ini adalah penampilan perdana dari organisasi mahasiswa Kerinci dan Sungai Penuh dalam acara bergengsi tahunan tersebut. 

Kemeriahan tidak hanya terlihat ketika pawai, namun juga ketika sesi penampilan yang diselenggarakan di gedung Graha Widya Wisuda IPB yang menampilkan teater musikal tentang Dalideu.


Selain teater musikal, penampilan juga disertai dengan pno, penyerahan peti pusako, nyarou, dan beberapa tari kreasi yang diiringi lagu ngasaoh. Kemeriahan juga terlihat pada pagi hari ketika karnaval yang dimulai dari lapangan rektorat Andi Hakim Nasution menuju GWW, penonton yang memenuhi jalan utama kampus tersebut berdecak kagum menyaksikan proses adat kenduri sko yang disertai dengan atraksi benceak. 


Stand Kerinci yang berada di pintu masuk GWW pun menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, stand yang menyerupai atap masjid Agung Pondok Tinggi di Kota Sungai Penuh ini menyajikan pameran galeri wisata Kerinci dan Sungai Penuh serta produk-produk khas Kerinci seperti makanan dodol kentang, sirup kayu manis, teh kayu Aro, Kopi nur, serta beberapa snack tradisional
 Kerinci.

“Saya seolah-olah sedang berada tepat di Kerinci dengan alamnya yang indah” ungkap Ryma, salah seorang pengunjung stand yang berasal dari Majalengka, Jawa Barat.

Walau dengan keterbatasan sumberdaya, Ikatan Mahasiswa Kerinci Bogor akhirnya bisa mewujudkan target untuk bisa mengikuti event tahunan budaya paling bergengsi di kampus IPB ini. Kecintaan pada kampung halaman, membuat semua halangan yang ada bisa kami lalui untuk memperkenalkan budaya Kerinci di kalangan mahasiswa lainnya.


“Pameran budaya ini kami persembahkan untuk Kabupaten Kerinci yang baru saja berulang tahun ke-56 pada tanggal 10 Nopember lalu serta Kota Sungai Penuh yang berulang tahun ke-6 pada tanggal 8 nopember lalu”